0

 

Kalcer blogging


“Era boleh saja berganti, dari yang awalnya menulis curhat lalu kini lebih ke konten. Namun blog itu esensinya tetaplah sama, tentang menulis dari hati dan menulis untuk berbagi.”

Dunia blogging di Indonesia telah mengalami sebuah perjalanan panjang yang menarik. Dari yang awalnya sekadar jadi ruang curhat pribadi, kini blog juga telah menjadi wadah untuk konten positif yang informatif, profesional, dan edukatif. Banyak blogger yang kini menekankan fokus pada niche tertentu yang lebih menjangkau luas target pembacanya, misalnya blog khusus pendidikan, traveling, beauty, teknologi, hingga dunia kulineran.

Awal Mula Blogging dengan Blogspot Gratisan

Aku mulai ngeblog di 2016, di mana saat itu buat blog untuk menuangkan isi pikiran yang tak tersampaikan dan tentu saja masih dipenuhi tulisan-tulisan curhat. Saat itu aku merasa sangat bebas berekspresi melalui tulisan, karena tidak ada yang mendebat apa yang kutuangkan.

Ya, karena blog yang kumiliki masih mode gratisan dari blogspot dan mungkin juga mesin pencari Google tidak tertarik mempromosikannya. Tapi itu bukan masalah, karena memang tujuanku buat blog bukan untuk memenuhi trafik kunjungan atau jumlah pembaca, yang terpenting saat itu, aku bisa merasa lebih lega karena telah mengeluarkan isi kepala ke dalam tulisan. Jadi merasa lebih waras setelahnya.

Dari beberapa sumber bacaan online yang pernah kubaca, menulis bukan hanya sekadar aktivitas kreatif, tetapi juga bisa jadi alat terapi bagus untuk kesehatan mental kita, dan ini telah diakui secara ilmiah. Menulis terbukti dapat membantu mengatur emosi, mengatasai stress, depresi, melegakan hati, hingga masalah PTSD.

Itulah mengapa aku pun menjadikan blog saat itu sebagai media meluapkan emosi atau sekadar curhat tentang kisah pribadi, pengalaman sehari-hari, hingga membuat cerbung yang terinspirasi dari pengalaman hidupku.

Seiing waktu, aku mulai bergabung dengan komunitas One Day One Post, di mana kami ditawarkan belajar tentang dunia kepenulisan dan membangun interaksi positif di blog.

Meskipun tulisan-tulisan itu terlihat sederhana, namun saat aku membacanya kembali, aku merasa tulisan itu terasa lebih jujur. Blog pada waktu itu masih bukan soal trafik atau SEO, melainkan ekspresi diri. Tak heran jika komentar antar-blogger atau pengunjung terasa lebih real.

Peralihan ke Era Konten

Seiring dengan perkembangan dunia internet dan media sosial, blogger mulai beradaptasi dengan menyuguhkan karya tulis yang bukan hanya berisi curhatan atau cerita personal, tetapi lebih ke ulasan yang lebih bermanfaat dan dibutuhkan pembaca.

Sebagian besar blogger, termasuk aku yang awalnya nyaman menuliskan curhatan dan cerita sederhana, mulai menulis ulasan produk, traveling, kesehatan, teknologi, lingkungan, hingga menerima tawaran content placement dari berbagai brand.

Bersamaan dengan ini, komunitas blogger mulai banyak dan tumbuh menjadi wadah bagi para blogger dalam meng-upgrade diri, berbagi, atau sekadar menambah jaing pertemanan. Selain itu, berbagai lomba blog mulai bermunculan dan brand hingga institusi pemerintah mulai melirik blog sebagai media promosi. Pada akhirnya, blog pun bertransformasi menjadi platform konten positif yang lebih profesional.

Komunitas Bloggercrony, Bantu Aku Bertumbuh di Dunia Blogging

Bloggercrony Community merupakan komunitas yang menjadi wadah bagi para blogger di Indonesia. Komunitas yang berdiri pada 2015 ini hadir sebagai ruang bagi para blogger untuk belajar, berbagi pengalaman, berdiskusi, menyemangati, dan membangun jejaring. Filosofi yang diusung adalah “Blogging, Networking, Empowering”.


Bloggercrony edukasi anggota saat masa Covid-19

Melalui kegiatan yang bertujuan memberi support bagi para anggotanya seperti BloggerHangout dan BloggerDay, Bloggercrony terus konsisten mengedukasi para anggotanya tentang literasi digital, SEO, branding, hingga etika menulis di dunia maya.

Saat pertama kali aku bergabung dengan Bloggercrony, sekitar 2018 (Kalau tidak salah), saat itu aku masih menulis di blog sebatas curhat pribadi dan tulisan-tulisan sederhana. Namun, melalui komunitas ini, aku pun mulai memahami bahwa tulisan itu bisa lebih bermakna jika diracik dengan tujuan. Aku pun sadar bahwa menulis bukan hanya tentang cara menuangkan pikiran, tetapi juga bagaimana tulisan yang kita hasilkan bisa memberi manfaat bagi orang lain.

Selain menambah jejaring pertemanan di dunia kepenulisan dan blogging, Bloggercrony memberiku banyak kesempatan untuk bisa belajar tentang SEO, branding diri, dan termasuk literasi digital lewat berbagai program yang diadakan. Sayangnya, aku belum pernah bisa untuk ikut dalam event BloggerHangout dan BloggerDay secara offline. Padahal rasa hati ingin sekali bisa ambil bagian dan bertemu langsung dengan para blogger dari berbagai wilayah sekaligus belajar langsung dari pengalaman-pengalaman mereka.

Kadang sempat terbesit rasa iri karena melihat keseruan event tersebut. Tapi, mungkin memang belum rezekinya. Tapi alhamdulillah, komunitas besar ini begitu adil dengan anggotanya. Jadi yang belum bisa ikut acara offline, bisa ikut di kegiatan online.

Bergabung dengan Bloggercrony membuatku sangat bersyukur karena menemukan sebuah wadah yang saling mendukung dalam hal positif dan tidak ada yang memandang rendah, meski aku ini hanyalah blogger biasa. Karena dari yang kulihat, banyak blogger-blogger hebat di komunitas ini.

Dulu aku kerap tidak percaya diri jika harus share tulisan ke media sosial, namun sejak ada di komunitas, yang digawangi kak Wawa dan mas Satto ini, aku mulai berani berbagi karya tulis dengan ikut blogwalking hingga memberanikan diri mengikuti berbagai event lomba yang diadakan bagi blogger.


Bloggercony adakan kegiatan virtual saat 17 Agustus


Di Bloggercrony aku pun banyak mendapatkan kesempatan kerjasama dengan berbagai brand. Nah, yang paling menarik, di sini aku bisa mengulas tentang hal yang di masyarakat masih mendapat stigma negative. Salah satunya terkait orang yang menderita kusta.

Melalui Bloggercrony, aku diajak mengikuti kampanye tentang kusta agar masyarakat lebih banyak yang paham tentang penyakit yang kerap dianggap  kutukan ini. Inilah salah satu yang membuatku sangat bersyukur bisa bergabung dengan komunitas Bloggercrony, karena ada hal yang bermanfaat yang bisa kubagikan untuk orang lain.

Bagiku, Bloggercrony bukan sekadar komunitas, tetapi sebuah rumah yang telah membantuku bertumbuh dari seorang penulis curhat menjadi content creator dengan karya tulis yang relevan, inspiratif, dan bisa memberi dampak.


BloggerDay 2025 di HUT Bloggercrony ke-10


Kini, di usia ke-11 pada Februari 2026, aku ingin mengucapkan terima kasih setulusnya karena telah membuatku jauh lebih baik di dunia blogging ini. Semoga Bloggercrony terus tumbuh besar dan selalu menginspirasi di tengah era digital yang penuh tantangan. Sukses dan jaya selalu buat BCC.

Blogging dari Era Curhat ke Era Konten

Setiap perubahan pasti membawa tantangan, tak terkecuali di dunia blogging. Untuk bisa terus eksis dan bersaing dengan yang lainnya, agar konten yang dibuat mendapat tempat, baik di hati pembaca digital maupun mesin pencari, Blogger dituntut untuk tetap konsisten menulis, lebih memahami algoritma mesin pencari, dan mencari ide keatif agar mampu bersaing dengan media sosial yang lebih cepat menyebarkan informasi.

Selain itu, tulisan artikel di blog harus lebih terstruktur, informatif, dan relevan dengan kebutuhan pembaca.

Di balik semua tantangan itu, ada peluang besar bagi para blogger untuk terus berkembang dan meraih kesuksesan. Blog bisa menjadi portofolio digital, yang membuka jalan ke dunia profesional, bahkan bisa juga menjadi sumber penghasilan melalui iklan, sponsored post, dan afiliasi.

Namun perlu diingat, meskipun kini menulis di blog bisa mendatangkan cuan, jangan pernah lupakan bahwa blog juga punya peran penting dalam literasi digital dan mengedukasi masyarakat dengan konten yang relevan.

Perjalanan blogging dari era curhat ke era konten menunjukkan bagaimana ekspresi personal kita bisa tumbuh menjadi industri kreatif yang lebih membawa manfaat luas. Namun, meskipun eranya berubah, tetapi esensi blogging itu tetap sama, yakni menulis untuk berbagi dan menebarkan manfaat. Blogging itu bukan hanya tentang kata-kata, tapi ini adalah tentang rasa yang tersampaikan.

Sekali lagi, selamat Ulang Tahun yang ke-11 Bloggercrony. I wish you best of luck.


Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar

 
Top