Senin, 18 Februari 2019

Mengenal Maryam, Bunda Suci Sang Nabi



Mengenal Maryam, Bunda Suci Sang Nabi - Islam sebagai agama rahmatan lil’alamin telah banyak melahirkan sosok wanita tangguh dan mulai dalam sejarah kehidupan manusia. Mereka adalah para wanita istimewa yang sangat inspiratif dan merupakan teladan bagi siapapun. Terutama dalam hal kualitas keimanan dan ketaqwaannya yang luar biasa. Hingga Allah tabaaroka wa ta’ala menjamin surga sebagai balasan atas ketaatan itu. Salah satu wanita terbaik dan mulia itu adalah Sayyidatina Maryam binti Imran, yang merupakan Ibu dari Nabi Isa a.s.

Dalam sebuah hadits disebutkan, “Sebaik-baik wanita di alam semesta ada empat, yaitu: Asiyah istri Fir’aun, Maryam putri Imran, Kadijah binti Khuwailid, dan Fatimah binti Muhammad. (HR. bukhori dan Muslim)

Maryam merupakan keturunan dari Nabi Daud a.s, yang hidup di masa Nabi Zakariyya a.s, yang tidak lain adalah paman dari Maryam sendiri. Maryam berasal dari sebuah keluarga yang sangat taat kepada Allah, dari pasangan  orang Sholeh Nazareth; Ali Imran bin Yasim yang merupakan imam Masjidil Aqsha dan Hannah binti Yaqudz. Kelahiran Maryam merupakan sebuah impian yang telah sangat lama didambakan oleh Ayah dan Ibunya. Hal ini karena kedua pasangan Sholeh tersebut tidak juga kunjung diberikan keturunan oleh Allah. Namun keimanan yang begitu kuat membuat keduanya tetap yakin dan tidak pernah bosan memohon kepada sang Khalik.

Di tengah kerentaan usia, Hannah memanjatkan do’a permohonan dengan penuh ketawakaln kepada Allah. Di dalam do’anya ia pun bernadzar akan menyerahkan sang buah hati ke Baitul Maqdis,untuk berkhidmat kepada Allah sepenuhnya. “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menadzarkan kepada-Mu, jikalau kami memperoleh anak, maka anak itu akan kami serahkan sebagai pemeliharaan rumah Tuhan (Al-bait Al Muqddas).”

Permohonan itu tidak sia-sia. Allah menerima dan mengabulkan do’anya. Hannah pun hamil. Ia dan suaminya sangat bersuka cita akan karunia yang tak lama lagi segera mewarnai kehidupan mereka. Namun takdir berkata lain. malaikat Izrail menjemput Imran di saat Hannah tengah hamil tua. Maryam pun lahir dalam keadaan yatim. Awalnya sang Ibu sempat kecewa karena yang dilahirkan adalah seorang bayi perempuan. Sedangan ia telah bernadzar akan menyerahkan anaknya untuk mengabdi di Baitul Maqdis. Namun manusia hanya bisa berencana. Allah lah yang berkehendak atas segala sesuatu. Dan kelahiran Maryam ini merupakan bagian dari rencana Allah.

Maryam pun segera diserahkan ke Baitul Maqdis oleh Ibunya, dan dipercayakan pengasuhannya kepada Nabi Zakariyya a.s. Selama hidup di Baitul Maqdis, hari-hari Maryam banyak dihabiskan untuk beribadah dan mengagungkan nama Allah. Dia tumbuh menjadi seorang wanita yang sangat sholeha dan berakhlak istimewa. Pamannya, Nabi Zakariyya a.s pun terpukau dengan kepribadian dan akhlak Maryam. Nahkan beliau telah merasakan bahwa Maryam adalah wanita pilihan Allah yang akan menjalankan sebuah peran besar di kemudian hari.

Sumber: Themuslimvibe.com

Suatu hari Nabi Zakariyya mengunjungi Maryam seperti biasanya. Saat itu Maryam sedang khusyuk di mihrabnya tenggelam dalam sujud dan dzikirya pada Allah ta’ala. Sang Paman pun terkejut tatkala melihat hidangan makanan berupa buah-buahan musim panas yang terhidang di depan Maryam. Padahal saat itu belum musimnya. Siapakah yang memberikan? Sedangkan selama ini hanya Pamannya yang datang berkunjung.

Setelah Maryam selesai dengan ibadahnya, Nabi Zakariyya pun segera menghampiri dan menanyakan asal buah-buahan tersebut. Dan jawaban Maryam yang mengatakan bahwa semua itu adalah pemberian Allah, membuat Nabi Zakariyya semakin yakin bahwa Maryam adalah pilihan Allah yang akan mengemban tugas besar.

Tidak hanya sholeha, Maryam juga merupakan wanita yang sangat menjauhi segala perbuatan buruk. Ia juga sangat menjaga kesucian dirinya. ia tidak sembarangan untuk berdekatan dengan laki-laki yang bukan mahramnya. Ia juga tidak pernah berusaha menggoda atau pun melirik laki-laki. Maryam menjauhi dan menghindar agar tidak tergoda dengan lawan jenisnya. Tak pernah sekalipun Maryam keluar biliknya. Kepribadian dan akhlak Maryam ini sangat dipuji Allah dan Allah sangat menyayanginya. Allah pun mengabadikan namanya dalam saah satu surah Al Qur’an; surah Maryam. “Allah telah memilihmu, dengan menciptakanmu begitu suci. Ia teah memilihmu diatara semua wanita di dunia.” (Q.S. Maryam: 209)


Pernah suatu ketika malaikat Jibril datang menyerupai sosok lelaki tampan yang sempurna. Namun Maryam tidak tergoda sedikit pun. Ia berusaha tetap menjaga dirinya dengan berlindung kepada Allah dan meminta agar lelaki itu menjauh darinya. Kemudian malaikat Jibril pun berkata, “Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci.” (Q.S. Maryam: 19)

Kehamilan Maryam membuat gempar banyak orang. Ia pun dituduh telah berzina. Setiap hari Maryam melalui hidupnya dengan caci maki dan hinaan dari orang-orang di sekitarnya. Akhirnya ia pergi menjauh dari kaumnya tanpa ditemani seorang pun. Hanya Allah lah yang menjadi penjaga dan pelindungnya. Sesuai petunjuk Allah, Maryam pergi ke arah timur hingga sampailah ia di Bethlehem (kota di tepi barat Palestina). Di sini Maryam berhenti karena merasakan sakit akan melahirkan. Dan Allah pun mengirimkan bantuannya melalui perantara malaikat Jibril.

“Dan menyerulah dia (Jibril) kepadnya dari tempat yang rendah: “Janganlah kau bersedih hati. Sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan di dekatmu sebuah anak sungai” (untuk diminum). (Q.S Maryam:24)
“Dan goyangkanah pangkal pokok kurma itu ke arahmu. Niscaya pokok kurma itu akan menggugurkan kepadamu kurma yang masak dan ranum.” (Q.s Mayam: 25)

Nabi Isa a.s pun dilahirkan di kota Bethlehem dengan banyak bekal kelebihan yang dikaruniakan Allah padanya. Diantaranya yaitu Nabi Isa bisa berbicara layaknya orang dewasa saat masih bayi, dapat menyembuhkan orang sakit dengan sentuhannya, dan bahkan dapat menghidupkan kembali orang yang sudah mati dengan izin Allah. Maryam merasa sangat bahagia atas karunia yang Allah berikan kepadanya. Ia pun kembali ke kaumnya. Namun hujatan dan hinaan kaumnya masih juga belum reda. Akan tetapi kehadiran sang putra membuatnya mampu melewati semua itu.

Saat kaumnya terus memperolok-oloknya, Maryam menunjukkan bukti bahwa dia tidak seperti apa yang dituduhkan kaumnya. “Maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata: “Bagaimana bsa kami berbicara dengan anak keil yang masih dalam ayunan?”(Q.S Maryam: 29)

“Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang Nabi. Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati dimana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) sholat dan (menunaikan) zakat selamaaku hidup. dan berbakti kepada Ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. Itulah Isa putra Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya.” (Q.S Maryam: 30-34)

Sumber:aboutislam.net

Kebahagiaan menghiasai kehidupan Maryam dan Nabi Isa a.s. Sayangnya ketika Nabi Isa dewasa dan sedang mensyiarkan agama Allah, Ibundanya meninggal. Jenazah Maryam dimakamkan di bukit Qumran (sebelah barat laut mati Palestina).Nabi Isa sangat terpukul atas kepergian Ibunya. Beliau harus berjuang sendirian untuk menegakkan izzah agama Allah. Selanjutnya perjuangan menyampaikan amanah Allah untuk kaumnya dilakukan Nabi Isa a.s  bersama dengan para pengikutnya. Namun semua tak berjalan baik-baik saja. Nabi Isa a.s mendapat pertentangan dan permusuhan dari kaum Yahudi.

Orang-orang Yahudi berencana menyalib Nabi Isa a.s. Namun kuasa Allah kembali ditunjukkan. Allah menyerupakan seorang murid Nabi Isa a.s yang berkhianat persis seperti Nabi Isa a.s. kaum Yahudi sangat senang atas penyaliban ini. Padahal yang mereka salib sebenarnya adalah murid Nabi Isa a.s (Yudas Iskariot).

“Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang Isa, benar-benar dalam keraguan tantang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.” (Q.S An-Nisa: 157)

Allah telah mengangkat Nabi isa a.s ke langit. Kelak saat mendekati akhir zaman, maka Allah akan menurunkan Nabi Isa a.s ke bumi untuk meluruskan risalah kaum Nasrani atas dirinya dan untuk mengjak umatnya mengikuti risalah yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.selain itu, nabi Isa a.s juga akan berjuang bersama Imam Mahdi untuk membunuh Dajjal laknatullah dan menghancurkan semua musuh Allah.


#onedayonepost 
#ReadingChallengeOdop 
#Tugaslevel2 
#level2tantangan3



Sabtu, 09 Februari 2019

Resensi Buku: Al-Qur’an The Healing Book

Al Qur'an
The Healing Book
Foto: pribadi

Judul: Al qur’an The Healing Book
Penulis: Ir. Abduldaem Al-Kaheel
Penerjemah: M. Lili Nur Aulia
Penerbit: Tarbawi Press
Tebal: 198 halaman
Cetakan kedua, Februari 2011
Harga: Rp37.000

Sinopsis Buku

Buku ini berisi tentang mukjizat dan keistimewaan Al Qur’an yang mempunyai pengaruh sangat signifikan terhadap tubuh manusia. Buku ini diawali dengan pengantar yang menekankan perlunya seorang Muslim beriman untuk menanamkan keyakinan kuat bahwa kitab suci Al Qur’an memiliki keistimewaan luar biasa bagi penyembuhan penyakit fisik dan batin. Hal ini melihat kenyataan masih banyaknya orang yang tidak paham dengan energy penyembuh yang dihasilkan Al Qur’an. Kebanyakan masih beranggapan bahwa kalamullah tersebut diturunkan sebagai sumber hukum dan pedoman hidup kaum Muslimin.

Kemudian penulis juga menyampaikan pengalamannya bersama Al Qur’an di setiap detik kehidupannya. Beliau telah membuktikan bahwa kebersamaan dengan Al Qur’anul karim telah memberikan dampak besar dalam hidupnya. Tidak hanya disembuhkan dari berbagai penyakit yang menyerang, tetapi juga mendapatkan ketenangan batin serta menyelesikan berbagai persoalan yang dihadapi dengan mudahnya. Semua itu hanya karena rutin membaca dan mendengarkan tilawah Al Qur’an. MasyaAllah tabarokallah.

Di dalam buku ini dijabarkan secara terperinci tentang bagaimana Al Qur’an menjadi penyembuh (syifaa) bagi orang sakit, bahkan pasien-pasien yang tengah menderita sakit kronis sekalipun. Fakta-fakta mukjizat Al Qur’an ini telah berhasil memukau banyak orang, tak terkecuali para ahli medis dari berbagai belahan dunia. selama ini banyak ilmuwan yang meneliti tentang metode penyembuhan dengan menggunnakan getaran gelombang suara. Hal ini karena merujuk pada sistem kerja sel yang berdasarkan gelombang seperti alfa, beta, dan gamma. Dan Al Qur’an merupakan media paling baik dalam melakukan penyembuhan melalui getaran gelombang suara, yaitu dengan terus- menerus memperdengarkan bacaan tilawah Al Qur’an.

Pernyataan para ilmuwan dalam buku ini semakin menguatkan bahwa suara tilawah dari Al Qur’an merupakan energy positif yang mampu membantu pasien sakit berat sekalipun untuk mendapatkan kesembuhan. Tentunya hal ini dengan syarat adanya keyakinan kuat bahwa Allah akan memberikan kesembuhan seiring kedekatannya dengan kalamullah tersebut.

“Ilmuwan menegaskan bahwa jantung dipengaruhi oleh frekkuensi suara, kami yakin bahwa sebaik-baik pengobatan untuk jantung adalah menddengarkan bacaan ayat-ayat Allah swt setiap hari,minimal satu jam. Inilah yang disampaikan oleh Al Qur’anul karim: “Ketahuilah sesungguhnya dengan berdzikir kepada Allah jantung menjadi tenang.” (QS. Ar-Rad:28)…..(hal:29)

Penyembuhan penyakit dengan mendengarkan suara tilawah Al Qur’an dikenal juga dengan istilah ruqyah syar’iyah. Di dalam A Qur’an terdapat ayat-ayat yang mampu menjadi pengobat berbagai jenis penyakit. misalnya QS Yunus: 58 sebagai solusi untuk mengobati penyakit skizofrenia, depresi, dan kelesuan. Lantas mengapa dengan hanya membacakan atau mendengarkan bacaan ayat Al Qur’an dapat menyembuhkan penyakit?


Alasan Al Qur’an Bisa Menyembuhkan Penyakit

1.      Adanya harmonisasi yang sempurna diantara susunan kata setiap huruf Al Qur’an
2.      Adanya keseimbangan irama dalam Al Qur’an
3.      Al Qur’an memiliki kandungan makna sangat dalam
4.      Al Qur’an merupakan kalam Allah yang tiada keraguan di dalamnya

Selain mengupas metode pengobatan dengan media Al Qur’an, di dalam buku ini juga dibahas mengenai pengobatan nonkimiawi lainnya, seperti: berpuasa, mengkonsumsi zaitu, madu,istighfar, tafakkur, asmaul husna,dan jenis pengobatan herbal lainnya. Namun metode ini tidak dijabarkan secara terperinci.

Kelebihan Buku

Buku ini sangat sarat akan ilmu pengetahuan, terutama di bidang pengobatan.selain itu buku tersusun dengan sistematika yang sangat baik. Karena setiap bab dan sub judulnya terangkai secara sistematis dan amat jelas dalam penjabarannya. Hal ini sangat membantu pembaca dalam memahami apaa yang ditulis oleh penulis. Selain itu, buku banyak diulas juga tentang penelitian-penelitian medis , sehingga saya sebagai pembaca jadi semakin yakin bahwa akan mukjizat Al Qur’an. Dan meskipun penulis sangat menekankan akan dahsyatnya melakukan pengobatan dengan metode Al qur’an, tetapi beliau juga tidak melarang untuk melakukan pengobatan dengan bantuan medis dan obat-obat yang diresepkan dokter. Karena hal itu juga merupakan bagian dari ikhtiar manusia dalam mengusahakan kesembuan. Tetapi ada baiknya sebagai seorang Muslim tidak melupakan bahwa Al Qur’an punya energy sebagai penyembuh penyakit.

Kekurangan Buku

Buku ini kurang menjelaskan secara detail tentang penyembuhan penyakit dengan media nonkimiawi lainnya, seperti tentang penyembuhan penyakit lewat puasa, istighfar, tafakkur, dll. Tetapi lebih fokus menguraikan tentang penyembuhan Al Qur’an melalui media getaran suara tilawah.




Jumat, 25 Januari 2019

Nur Hidayati, Pegiat Literasi Kaya Prestasi

Foto taken from
@hiday_nur_r

Dia adalah seorang perempuan penuh semangat, cerdas dan haus akan ilmu. Tidak hanya itu, dia adalah sosok yang mampu menjadi teladan orang-orang di sekitarnya. Terutama bagi para penikmat dunia literasi. Ya, dialah Nur Hidayati atau yang biasa kupanggil dengan panggilan mbak Hiday.  Awal kenal dengan mbak Hiday adalah saat aku bergabung dengan komunitas menulis One Day One Post (ODOP) di awal tahun 2017, saat angkatanku (ODOP Batch 3) digabung dengan group besar ODOP.  Mbak Hiday sendiri merupakan seniorku di ODOP, yang telah bergabung sejak Februari 2016. 

Mbak Hiday lahir di Tuban, Jawa Timur, dari orangtua yang sangat luar biasa. Ayah dan Ibu mbak Hiday merupakan sosok penuh semangat. Inilah mungkin yang menjadi cikal bakal jiwa semangat seorang mbak Hiday dalam menapaki setiap jejak langkahnya. Dari informasi yang kutemukan di salah satu tulisan mbak Hiday, ternyata sang Ayah merupakan pelahap buku-buku sejarah dan budaya Jawa. Beliau selalu menganggarkan dana untuk memenuhi kebutuhan membaca di rumah. Pantas saja mbak Hiday ini pemikirannya luar biasa. Batinku saat membaca tulisan itu. Bagaimana tidak? Dari kecil mbak Hiday sudah akrab dengan buku bacaan, yang tak diragukan lagi bahwa buku merupakan salah satu nutrisi terbaik bagi otak. 

Foto taken from
@hiday_nur_r

Awalnya aku memang tidak terlalu mengenal perempuan berdarah Jawa ini. Meskipun sudah berada di satu komunitas. Namun seiring keikutsertaanku dalam komunitas menulis One Day One Post (ODOP), aku jadi semakin mengenal sosoknya. Meskipun sampai saat ini keinginanku untuk bertemu langsung dengannya belum juga terealisasi. Semoga suatu hari berjodoh bertemu dengan sosok inspirasiku ini. Aamiin.

Kemunculan mbak Hiday di obrolan group ODOP selalu berisi nutrisi baik bagi ruang pengetahuan. Sayang sekali rasanya jika tidak ikut serta dalam diskusi berbobot yang disajikannya. Ya, walaupun terkadang aku kerap menjadi silent reader atau ketinggalan obrolan, karena sedang tidak online di group. Tetapi biasanya aku akan mendaki chat dan mulai memberikan tanda bintang untuk beberapa diskusi penting. Diantara chat group yang sering kubintangi adalah uraian tentang hal yang sedang dibahas oleh mbak Hiday. Dari sini aku semakin kagum dengan sosok perempuan penuh semangat yang suka travelling, membaca, dan main scrabble ini. Terlebih mbak Hiday itu ibarat buku ensiklopedi, yang mampu memberikan jawaban atas semua pertanyaan dengan baik. Baik itu tentang dunia literasi atau pun hal lainnya. 

Foto taken from
@hiday_nur_r

Sepak terjang mbak Hiday di dunia lierasi membuatku sangat kagum. Mbak Hiday adalah Kontributor rubrik Sejarah Peradaban Islam di Al-Uswah, Tuban. Dan beliau ini sudah aktif menulis sejak duduk di bangku SMP. Dan sepertinya mbak Hiday memang tak mengenal kata lelah untuk terus berkarya dan berprestasi. Mbak Hiday pernah menjuarai Karya Tulis Ilmiah tingkat Jawa Timur, lomba menulis artikel, esai, dan kisah inspiratif. Bahkan beberapa opini dan kumpulan puisinya telah dimuat di media cetak lokal. Wow…it’s so amazing. Aku benar-benar merasa bukan apa-apa dibanding mbak Hiday. 

Tak cukup sampai di situ, mbak Hiday juga merupakan sosok produktif di dunia kepenulisan. Hal ini terbukti dari beberapa karya yang telah diterbitkannya dari tahun 2013-2019, diantaranya English Nowadays for Character Building Vol.4-6 (2013 - 2015), Istana Yang Dibangun Dari Kata-kata (2016), Menghempas Karang (2016), Antologi Kisah Inspiratif: Tidak Ada Yang Kebetulan (2016), Kumpulan Autobiografi: 51 Profil Perempuan Inspiratif (2016), Kumpulan Esai: Haruskah Aku Yang Melamarmu (2017), Kumpulan Esai Pendidikan: Pendidikan Karakter (2017), Antologi Esai: Revolusi Menulis (2017), Antologi Cerpen dan Puisi: Menuju Tuban Berkeadaban (2017), Antologi Cerpen: Saat Ramadhan Hampir Usai (2017), Antologi Cerpen: Love Pasta (2017), Aku, Buku dan Membaca (2017), Kumpulan Puisi: 30 Menit (2017), Awardee Stories (2017), Antologi Esai: Generasi Qurani Pewaris Peradaban (2018), Antologi Esai: Sahabatku, Inspirasi Menulisku (2017), Antologi Esai: Perempuan Dalam Pusara Kehidupan (2018), Ketika Arus Tak Mungkin Berbalik (2018) dan Kitab Pangeran Bonang (2018).

Prestasi mbak Hiday lainnya yang membuatku berkata “wow she’s an amazing woman ever”, yaitu pencapaiannya sebagai penerima beasiswa LPDP dan ketika beliau berhasil menjadi bagian dari “Life of Muslim in Germany” bersama Oki Setiana Dewi. MasyaAllah, what a wonderful experience. Aku pun ingin bisa seperti mbak Hiday. Kisah perjuangan dan pengalaman mbak Hiday tentang hal ini membuatku sangat termotivasi untuk mewujudkan impian-impianku. Karena sebagaimana yang pernah dikatakan mbak Hiday, “Aku yakin senekad apapun keinginan, Tuhan pasti bisa kabulkan.” Intinya kita jangan pernah berhenti bermimpi, jangan takut bermimpi tinggi, dan jangan lupa untuk berusaha maksimal demi mewujudkan mimpi tersebut. Setidaknya itulah yang kupahami dari ucapannya. 

Salah satu karya
palingdigemari
mbak Hiday
Foto taken from
@hiday_nur_r

Sungguh beruntung rasanya bisa kenal dengan mbak Hiday. Terlebih mbak Hiday bukanlah seorang yang kikir ilmu. Apapun yang ia ketahui selalu dengan suka rela dibagikannya kepada teman-teman di ODOP. Baginya berbagi tidak perlu berharap apa-apa. Karena semua itu Tuhan yang akan membalasnya. Tetapi mbak Hiday tidak mendukung jika di group terlalu sering membahas hal yang tidak bermanfaat. Apalagi jauh dari ruang lingkup untuk mengembangkan pengetahuan di bidang literasi. Bahkan beliau ini bisa dikatakan sebagai “Rem” bagi kami jika di group secara tanpa sadar membangun obrolan yang kurang bermanfaat. 

Jujur kegigihan dan prestasi mbak Hiday di bidang literasi membuatku bersemangat untuk menekuni dunia kepenulisan ini. Awalnya aku hanya fokus urusan blogging dan content writer saja. Namun setelah mendengar kisah mbak Hiday dengan segudang prestasi dan bukunya, aku juga ingin bisa punya buku solo. Tidak melulu antologi. Dan karenanya aku pun sempat bergabung di komunitas bimbingan menulis sampai terbit, Nulis Aja Community (NAC) yang dikepalai mbak Hiday. Sayangnya kesibukan kerja dan agenda lainnya membuatku tidak bisa lanjut. Namun aku ingin berusaha lagi di NAC Batch berikutnya. Aku percaya melalui NAC yang dibimbing oleh mbak Hiday, aku mampu menetaskan buku solo layak baca dan berkualitas. 

Karya yang terdaftar di
Katalog Leiden University
Foto taken from
@hiday_nur_r

Saat ini selain sedang menyelesaikan S2 Dirasah Islamiyah (Sejarah dan Pemikiran Islam) di UNISA Surabaya, mbak Hiday juga sedang mempersiapkan 4 buah buku mini seri Islamic Studies yang rencananya akan terbit di tahun 2019 ini. Kita doakan semoga buku ini prosesnya lancar dan dapat diterima khalayak penikmat literasi. Dan kabar terbarunya bahwa mbak Hiday tengah merintis taman baca “Sanggar Caraka, forum belajar English for Writers, dan mencari beasiswa S3 ke luar negeri. Buat Hiday, bisa langsung kunjungi aja akun media sosialnya @hiday_nur_r (IG) atau kunjungi blognya di www.hidaynur.web.id

Senin, 31 Desember 2018

10 Destinasi Wisata Bandung Buruan Para Wisatawan

Foto: Koleksi Pribadi


Kota Bandung merupakan salah satu tempat yang banyak dihujani wisatawan, baik lokal maupun mancanegara di musim liburan. Hal ini tidak terlepas dari sajian pemandangan alamnya yang indah. Tak hanya itu, wisata buatannya pun mampu memesona setiap pengunjung yang datang. Tak salah jika Bandung dianggap sebagai salah satu surganya wisata di tanah air. Perpaduan antara keindahan alam, keunikan, serta megahnya wisata buatan manusia merupakan sebuah daya tarik tak terbantahkan, yang dimiliki berbagai objek wisata Bandung. Berikut 10 destinasi wisata Bandung yang selalu menjadi tujuan favorit wisatawan.

Destinasi Wisata Bandung

1.    Gunung Tangkuban Perahu
Objek wisata ini merupakan salah satu ikon wisata kota Bandung yang berada di daerah Subang. Tempat ini menawarkan keindahan alam alami yang berasal dari tiga kawah, yaitu kawah ratu, kawah domas, dan kawah upas. Selain itu, hamparan pemandangan hijau serta gagahnya tebing-tebing tinggi yang mengelilingi area Tangkuban Perahu, merupakan hal yang akan semakin membuat betah membersamai alam di sini.
 
Foto: Koleksi Pribadi
Bagi penikmat fotografi, lokasi ini sangat cocok sekali sebagai objek bidikan kamera, atau sekadar foto selfie. Karena ada banyak lokasi yang bisa menjadi latar foto yang instagramable. Tiket masuk untuk dapat menikmati keindahan kawasan Gunung Tangkuban Perahu adalah Rp25.000 (weekdays) dan Rp30.000 (weekends).

2.      Floating Market
Objek wisata yang berada di pusat kota Lembang ini mengusung konsep wisata alam lengkap dengan ikon pasar terapungnya. Selain menyajikan aneka kuliner khas Bandung, di sini juga ada banyak tempat yang bisa dikunjungi untuk menikmati liburan bersama keluarga, seperti rainbow garden, taman kelinci, miniatur kereta api, becak dan mobil mini, penyewaan kostum Jepang dan Korea, serta wahana permainan air yang menyenangkan.

Foto: Koleksi Pribadi

Pembayaran untuk menikmati aneka kuliner di sini menggunakan koin khusus. Jadi setiap pengunjung yang ingin mencicipi sajian kulinernya harus membeli koin di loket yang tersedia terlebih dahulu. Tiket masuk ke kawasan ini adalah Rp20.000 (weekends) dan Rp15.000 (weekdays). Dan setiap tiket bisa ditukarkan dengan satu cup minuman berupa coffee latte, millo, chocolate, atau lemon tea.

3.    Farm house
Objek wisata ini sangat populer sejak pertama kali dibuka. Terlebih lokasinya yang sangat strategis dan berada di pinggir jalan, tepatnya Jalan Raya Bandung-Lembang. Wisata buatan ini menyajikan atmosfer alam Eropa yang dipadukan dengan sejuknya alam Bandung.



















Kawasan Farm House yang tertata sangat rapih dan indah ini juga menyediakaan banyak spot foto instagramable serta berbagi fasilitas menarik yang bisa dinikmati, seperti rumah hobbit, berinteraksi bersama berbagai hewan, mengunjungi sumur air mancur, area gembok cinta, penyewaaan kostum Eropa, dan lainnya. Untuk tiket masuknya hanya sebesar Rp20.000 yang bisa ditukar dengan minuman berupa susu segar atau sosis bakar.

4.    Orchid Forest
Orchid Forest ini berlokasi tidak jauh dari kawasan wisata alam Gunung Tangkuban Perahu. Tempat ini menawarkan wisata alam indah dengan aneka tanaman anggrek yang berjumlah sekitar 157 buah, bahkan yang langka pun ada di sini. Selain itu, pengunjung juga dapat merasakan kesejukan alam sambil menikmati indahnya deretan pohon pinus yang cukup mendominasi area Orchid Forest.

Foto: Koleksi Pribadi

Selain dipenuhi aneka tanaman anggrek yang indah, di tempat wisata Bandung ini pengunjung juga bisa menikmati berbagai fasilitas yang disediakan pengelola berupa sky bridge, rumah kaca, area satwa, taman neon, camping ground, area outbound, dan spot-spot foto instagramable.

5.    Kawah Putih
Kawah Putih yang berlokasi di daerah Ciwidey, Bandung Selatan ini sangat terkenal dengan keindahan alam berupa danau yang terbentuk dari letusan Gunung Patuha. Uniknya air danau di kawah ini dapat berubah warna sesuai dengan pergantian waktu atau pun cuaca.

Foto: Koleksi Pribadi

Keindahan Kawah Putih tidak hanya terletak pada pesona kawahnya saja. Tetapi juga berasal dari bangunan alam berupa tebing-tebing tinggi di sekitarnya. Suasana alamnya tak hanya sejuk. Tetapi juga sangat memanjakan mata. Terlebih daerah ini diselimuti kabut tebal yang semakin menambah nuansa eksotisnya.

Disini pengunjung juga bisa menikmati hamparan perkebunan teh, relaksasi di pemandian air panas, menikmati kuliner, atau berfoto dengan berbagai spot menarik di sini. Untuk dapat menikmati pesona alam Kawah Putih, setiap pengunjung harus membayar tiket masuk sebesar Rp30.000 yang sudah termasuk tarif angkutan khusus (ontang-anting) menuju kawasan Kawah Putih.

6.    Situ patenggang
Lokasi Situ Patenggang berada tidak jauh dari objek wisata alam Kawah Putih. Jaraknya hanya sekitar 45 menit. Tempat wisata Bandung bagian selatan ini menawarkan keindahan alam berupa danau dengan alam sekitar yang indah. Meskipun tidak ada banyak wahana bermain, tetapi kawasan wisata yang dipagari hijaunya perkebunan teh ini sangat alami dan sejuk. Sehingga sangat cocok untuk bersantai menikmati masa liburan.

Danau Situ Patemggang
Foto: Koleksi Pribadi

Di Situ Patenggang ini terdapat sebuah danau legenda yang dikenal dengan danau cinta, yang lekat dengan kisah asmara Ki Santang dan Dewi Rengganis. Dan yang paling hits saat ini di lokasi wisata Situ Patenggang adalah keberadaan kapal pinisi raksasa yang akan memberikan sensasi menikmati alam berbeda dari atas kapal. Tiket masuk ke Situ Patenggang bagi setiap pengunjung adalah Rp20.000. Sangat terjangkau, bukan?

7.    Kebun Teh Rancabali
Perkebunan teh Rancabali yang berada di Ciwidey, Bandung Selatan, merupakan salah satu kebun teh paling terkenal di Bandung. Hampaaran hijau kebun teh yang tersusun rapih serta suasana alam sekitarnya yang berselimut kabut, merupakan sebuah pemandangan alam yang mengagumkan.

Perkebunan Teh
Foto: Koleksi Pribadi

Di tepi sebelah kanan dari kebun teh juga terdapat 3 air terjun, yang semakin menambah sejuk dan indahnya kawasan perkebunan teh ini. Selain itu, pengunjung yang datang ke kebun teh ini juga bisa melihat langsung proses pembuatan teh, mulai dari pemetikan hingga pengolahan teh di lokasi sekitar perkebunan.

8.    Sanghyang Heuleut
Objek wisata Bandung yang sedang hits ini berada di daerah Rajamandala Kulon, Bandung Barat. Sanghyang Heuleut yang dianggap sebagai danau purba ini merupakan sebuah danau indah berwarna hijau tosca, yang dikelilingi tebing-tebing tinggi serta pepohonan besar yang diyakini sebagai tempat mandinya para bidadari. Selain dikelilingi tebing, danau ini juga dikelilingi bebatuan besar.
 
Foto: Pinterest.com
Selain berendam, danau ini juga sering dimanfaatkan para pecinta uji nyali untuk merasakan sensasi melompat dari atas tebing menuju danau purba ini. Bagi wisatawan yang ingin berkunjung dan menikmati keindahan alam Sanghyang Heuleut, akan dikenakan tarif tiket masuk sebesar Rp10.000 per orang.

9.    Trans Studio Bandung
Trans Studio Bandung merupakan objek wisata buatan berupa taman bermain dengan berbagai wahana yang menarik. Tempat wisata di kota Bandung ini adalah theme park indoor terbesar di dunia. Di sini terdapat 20 wahan bermain yang dapat dinikmati sepuasnya, mulai dari yang memacu adrenalin hingga wahana edukasi. Tak hanya itu, di sini juga banyak spot foto menarik untuk dijadikan latar saat berfoto.

Foto: Koleksi Pribadi

Objek wisata ini berlokasi di pusat kota Bandung, tepatnya di Jalan Gatot Subroto Nomor 289, Cibangkong, Bandung. Aksesnya sangat mudah dijangkau baik dengan kendaraan pribadi atau pun angkutan umum. Tiket masuk untuk hari biasa sebesar Rp170.000 dan Rp270.000 untuk akhir pekan dan hari libur. Dengan harga tiket ini pengunjung bisa menikmati seluruh wahan sepuasnya.

 10.  Alun-Alun Kota Bandung
Alun-Alun Bandung saat ini telah menjadi lokasi wisata keluarga yang kerap ramai dikunjungi wisatawan. Hal ini tidak terlepas dari ide dan campur tangan Ridwan Kamil (Kang Emil), saat menjabat sebagai Wali Kota Bandung saat itu. Beliau menjadikan kawasan Alun-Alun ini indah dengan adanya taman bunga, area bermain, area olahraga, menikmati kuliner, dan bebas pedagang kaki lima.
 
Alun-Alun Bandung

Selain bersantai dan menikmati fasilitas di Alun-Alun, pengunjung juga bisa berjalan mengelilingi jalan menikmati lokasi bersejarah tempat terjadinya Konfrensi Asia Afrika (KAA) di sepanjang Jalan Asia Afrika. Di sini terdapat juga lapak penjual buku-buku dengan harga relatif murah, serta spot-spot untuk berfoto. Saat malam hari kawasan ini dipenuhi dengan atraksi seniman atau pun penampilan cosplay dengan berbagai karakter, seperti anime atau pun ikon-ikon horor.

Jalan Asia Afrika
Foto: Koleksi Pribadi
Demikianlah 10 destinasi wisata Bandung yang selalu ramai dikunjungi wisatawan.  Berwisata ke Kota Kembang ini memang tak akan pernah bosan dan selalu membuat betah berda lama-lama untuk menikmati suasana alamnya yang indah serta udaranya yang sangat bersahabat.


Sabtu, 22 Desember 2018

Komunikasi Produktif, Berikan Pujian Yang Jelas


Berkomunikasi produktif tidak hanya tentang kemampuan mengolah kata-kata positif dan baik dalam hal pemilihan kata yang tepat. Tetapi komunikasi produktif itu juga harus jelas terkait apa yang sedang dibahas. Salah satunya ketika kita memberikan pujian atau kritik terhadap lawan bicara. Mungkin selama ini tanpa kita sadari bahwa kalimat pujian atau pun kritikan kita adalah sebuah ungkapan yang tidak produktif. Mengapa? Karena kita cenderung berfokus pada apa yang sudah terjadi atau dicapai sedeorang. 
Sebagai contohnya: "Alhamdulillah, kamu hebat banget. Selamat ya

Dalam kalimat tersebut mengandung ungkapan tidak produktif. Karena kalimat yang keluar tidak memberikan kejelasan tentang hal apa yang dipuji. Dalam komunikasi produktif, seseorang akan memberikan pernyataan yang jelas terkait apa yang dipuji. Jadi tidak hanya sekadar memuji. Namun harus jelas perbuatan, sikap, atau tingkah laku apa yang dipuji. Kalimat diatas akan mengandung komunikasi produktif jika diubah dengan kalimat, "Alhamdulillah. Cara kamu membawakan pidato ilmiah tadi sangat bagus. Pidato kamu hebat. Selamat ya."

Hari ini aku memuji adikku karena ia telah mampu menaklukkan kebiasaan kurang baiknya saat shopping. Boros. 
"Uni seneng Iza sudah bisa mengontrol diri waktu kita shopping tadi. Sudah nggak mudah tergoda lagi dengan iming-iming diskon. Semoga istiqomah ya, Za." Aku memujinya sepulang having fun together.
"Kan kata Uni beli barang itu karena kita butuh, bukan karena ingin ... hehehe. Jawabnya.

Honestly, I'm so happy to hear that. Aku senang karena perlahan adikku sudah mulai bisa menguasai diri untuk memprioritaskan unsur butuh dibanding rasa ingin saat berbelanja. Alhamdulillah. Komunikasi hari ini pun terjalin menyenangkan. Kami berdua benar-benar terlihat bersemangat dam cheerful saat membahasnya. Terima kasih Za, because you show me a good progress. Dan terima kasih karena membuat hari ini fun banget. Terima kasih atas apreciate jempol diiringi senyum tulus saat komunikasi tadi. All thanks to Allah. 

#Hari4
#GameLevel1
#Tantangan10H
#KomunikasiProduktif
#KuliahBundaSayang
#InstitutIbuProfesional

Komunikasi Produktif, Keep Information Short and Simple (KISS)

Source: ejenzaenudin.wordpress.com

Komunikasi Produktif,  Keep Information Short and Simple (KISS) - Sebagian orang suka memberi perintah dengan menggunakan kalimat panjang. Dalam hal ini kalimat yang berisi banyak perintah dalam satu penyampaian, atau bisa juga disebut sebagai kalimat majemuk. Kondisi ini bisa disebabkan karena seseorang lebih suka menyampaian pesannya sekaligus. Akan tetapi, dalam seni berkomunikasi yang baik justru hal ini dinilai sebagai komunikasi tidak produktif.

Sebagai contohnya: Nak, setelah selesai makan jangan lupa letakkan piring ke belakang. Kemuduan cuci tangan pakai sabun cuci tangan di wastafel. Jangan lupa keringkan tangan dengan lap tangan.

Kalimat di atas merupakan kalimat majemuk. Dan hal ini kurang efektif untuk diterapkan dalam berkomunikasi secara produktif. Bisa saja si penerima pesan justru lupa melaksanakan salah satu perintah. Karena terlalu banyak perintah yang harus diingatnya. Namun hal ini akan lebih baik jika dalam suatu perintah kita menggunakan kalimat tunggal. Sehingga pesannya lebih sampai dan akan terlaksana dengan baik, sesuai apa yang diharapkan. Jadi tunggulah si penerima pesan dalam komunikasi menyelesaikan informasi yang kita berikan terlebih dahulu. Setelah itu barulah kita sampaikan informasi selanjutnya.

Berkaitan dengan hal ini, aku juga termasuk satu dari sekian komunikator yang kerap menggunakan kalimat majemuk di saat menyampaikan perintah atau informasi. Itulah mengapa terkadang orang lain kerap salah dalam memahami informasi yang kusampaikan. Termasuk adikku. Aku pernah sedikit kesal karena adikku tidak dapat melaksanakan informasi yang kuberikan padanya. Ada informasi yang terlewat. Sehingga hasilnya tidak sesuai apa yang kuharapkan. Kini setelah mendapat ilmu dan belajar tentang bagaimana komunikasi yang priduktif, tentunya aku tidak ingin lagi melakukan kesalahan yang sama. Aku harus mengubah cara berkomunikasi dalam memberi perintah yang efektif dan produktif.

Hari ini aku ingin meminta tolong pada adikku untuk melakukan tiga hal. Sebenarnya aku bisa melakukannya sendiri. Namun kesempatan ini kugunakan untuk melatih ilmu komunikasi produktif yang telah diberikan.

"Za bisa minta tolong? Uni mau transfer uang ke Uni Ira. Bisa tolong transferin lewat E-Banking Iza?
"Iya, Ni. Nomor rekening dan nominalnya berapa?"
Setelah kuberitahu dan adikku menyelesaikannya, aku pun kembali memberikan informasi lain.
"Sudah ya, Za? Syukron ya. Oh iya. Tolong kirim pesan WA ke uni Ira. Kasih tau kalau tadi yang transfer Iza."
"Oke" Jawabnya. (Informasi ini selesai dan berlanjut ke informasi terakhir)
"Za, itu ada link info beasiswa, coba Iza baca-baca dulu. Nanti kita diskusikan."
"Oh iya, Ni. Arigatou Onee Chan." Balasnya sumringah dengan ucapan ala Jepangnya.

Komunikasi hari ini dengannya semakin menyenangkan. Terlebih adikku bisa menjalankan informasi yang kuberikan dengan baik. Dan yang tak kalah penting, adikku tidak boring saat menerima informasi itu. Dan hari ini dari cara berkomunikasi produktif, I learn that it is better to deliver your commands in a simple word than compound word. Karena penerima pesan akan lebih mudah dan baik dalam merespon setiap pesan yang disampaikan. Well, that's my experience. Hope that it will run continously. 


#Hari5
#GameLevel1
#Tantangan10H
#KomunikasiProduktif
#KuliahBundaSayang
#InstitutIbuProfesional

Komunikasi Produktif, Hindari Beberapa Gaya Ini Agar Komunikasi Berjalan Baik


Komunikasi merupakan kebutuhan yang melengkapi kehidupan sehari-hari kita. Komunikasi selalu mengambil peran untuk menghadirkan keakraban, saling mengenal, dan memahami. Dari sinilah hubungan sosial antar manusia dapat berjalan sesuai apa yang diharapkan. Namun untuk meraihnya, diperlukan cara komunikasi yang baik, efektif, dan produktif, agar pesan serta informasi dalam sebuah komunikasi dapat terdistribusi dengan sempurna. Dan pondasi dasar dalam membentuk cara berkomunikasi produktif itu berasal dari lingkungan terdekat, yaitu keluarga.

Menanamkan kebiasaan berkomunikasi produktif dalam keluarga akan membantu para anggotanya, terutama anak-anak, untuk membangun dan mengembangkan sikap sosial, baik di lingkungan keluarga maupun di lingkungan masyarakat luas. Karena komunikasi bermanfaat untuk menumbuhkan kepekaan, mengontrol emosi, meminimalisir miscommunication, serta mengembangkan jiwa sosialnya.

Agar komunikasi berjalan baik, maka perlu untuk memahami cara berkomunikasi produktif. Diantaranya dengan menghindari beberapa gaya dalam berkomunikasi sebagai berikut.

1. Memerintah
"Ibu minta kamu jangan banyak nonton TV, masuk kamar sekarang dan belajar."

2. Mengancam
"Kalau nilaimu jelek lagi, maka Ibu stop uang jajanya sebulan."

3. Melabeli
"Dasar anak nakal, susah sekali dikasih tahu."

4. Evaluasi Negatif
Makanya kamu jangan banyak main. Jadi jelek kan nilainya."

5. Membandingkan
"Adik saja bisa pakai baju sendiri. Masa kamu masih dibantu."

Hari ini aku kembali menerapkan gaya berkomunikasi produktif dengan Sheena. "Kalau Sheena ngambek terus Aunty jadi sedih. Sheena mau Aunty sedih atau senang?"
"Sheena sayang Aunty. Aunty nggak boleh sedih." Berbicara dengan khasnya tentu.

Banyak orang melihat anak ngambek akan lebih suka menawarkan ancaman. Karena dianggap sebagai senjata ampuh untuk membuat anak berhenti ngambek. Padahal belum tentu dia berhenti ngambek karena sadar hal itu tidak baik. Tetapi lebih dikarenakan rasa takut atas intimidasi yang diterimanya. Hal ini tentu tidak baik bagi perkembangan karakter anak. Berilah pernyataan yang membangun dan biarkan anak mengolah dalam ruang otaknya untuk memutuskan hal yang terbaik atas suatu kondisi. Hal ini akan membantunya menjadi pribadi bijak dalam memandang suatu masalah kelak. Thanks Sheena, you're my little smart teacher indeed. Thanks for teaching me many things through your natural habits.

#hari15
#gamelevel1
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang

Mengenal Maryam, Bunda Suci Sang Nabi

Mengenal Maryam, Bunda Suci Sang Nabi - Islam sebagai agama rahmatan lil’alamin telah banyak melahirkan sosok wanita tangguh dan mulai...