3

“Jangan hanya percaya dengan “Katanya” sebelum kamu sendiri yang merasakannya. Datang, nikmati, dan bagikan kisahmu.”
Hai sobat Jejak semua. Kali ini aku ingin berbagi pengalaman perjalananku saat di Bandung. Hmmm…pastinya kota ini sudah sangat familiar sekali, ya. Terlebih Bandung juga sangat terkenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit di tanah air tercinta ini. Dan aku yakin sebagian besar kita sudah pernah, bahkan bosan mungkin berkunjug ke Kota Kembang Bandung. 
Bandung adalah salah satu tempat favoritku di saat ingin memanjakan diri menikmati masa liburan. Aku tidak pernah bosan berkunjung ke Bandung, meski terkadang aku kembali mengunjungi destinasi-destinasi wisata yang sebelumnya telah kujelajahi. Karena hal ini pula, aku kerap diprotes oleh sahabat-sahabatku, bahkan adikku, saat planning buat liburan bersama. 
Aku: liburan mau kemana? Kita ke…
Mereka: Pleaseeee, jangan bilang ke Bandung. Move on. Pokoknya ke tempat lain.
Aku: (masih merayu) Iya kita ke tempat lain, tapi mampir ke Bandung juga dua hari aja.
Mereka: Oke, pas ke Bandungnya sendiri aja ya. Kita-kita nggak ikutan
Well, karena rasanya belum liburan kalau nggak menjejak di Kota Kembang meski sejenak, aku pun beberapa kali pergi berlibur sendiri. Alhamdulillah masih ada yang bisa menemani penjelajahanku selama di Bandung. Hatur nuhun pisan pokoknya.
Nah kali ini aku ingin sedikit berbagi pengalaman berkunjung ke salah satu tempat wisata Bandung, yang kabarnya sangat fenomenal, yaitu Trans Studio Bandung. Kawasan wisata ini juga merupakan salah satu wisata indoor terbesar di dunia, lho. 

Trans Studio Bandung

Trans Studio Bandung adalah sebuah kawasan wisata dengan konsep Indoor Theme Park, yang resmi dibuka pada tanggal 18 Juni 2011 lalu. Di sini tersedia banyak wahana permainan seru dan menantang. Pokoknya dijamin cocok untuk menguji keberanian serta memacu adrenalin. 
Sebenarnya saat liburan aku lebih suka berwisata menjelajahi alam. Tapi rasa penasaran tentang Trans Studio Bandung yang saat itu banyak dibahas, membuatku tertarik untuk menjadikannya salah satu daftar di itinerary liburan. Akhirnya pada liburan Desember 2012 aku dan sahabatku berkunjung ke Trans Studio Bandung. 
Selain untuk menghindari macet, kami berangkat dari penginapan pagi sekitar pukul 07:00 WIB. Karena dari informasi yang kuperoleh, kawasan Trans Studio Bandung telah mulai dipadati pengunjung sejak pagi untuk antri tiket masuk. Nah agar bisa puas menikmati semua wahana yang ada di Trans Studo Bandung, maka berangkat awal adalah harus. 
Tiba di lokasi kami langsung menuju ticket booth, yang harga tiket masuknya membuatku merogoh lebih banyak dari biasanya. Dan ini pertama kali dalam perjalanan ala backpacker-ku mengeluarkan budget mahal (bagiku) hanya untuk selembar tiket. Karena saat itu peak season (musim liburan), maka kami harus membayar HTM Trans Studio Bandung sebesar Rp250.000 per orang. It’s oay, at least I’ve ever been here and has a story to tell.” Pikirku saat itu.
Setelah antri tiket yang cukup menyita waktu, akhirnya kami punya akses untuk masuk dan menjelajah sepuasnya di area seluas 4,2 hektar ini. Sebelum masuk ke kawasan, kami harus melewati pos pemeriksaan. Nah di sini agak sedihnya, karena semua bekal makanan dan snack kesukaanku di sita petugas. Ya, di sini kita tidak boleh membawa makanan atau pun minuman dari luar. Tapi makanan / minuman yang disita bisa diambil kembali saat pulang. Sayangnya aku lupa saat itu. 
Lantas ada wahana apa saja di Trans Studio Bandung? Dan wahana apa saja yang kunikmati selama seharian berada di sini? 

Wahana di Trans Studio Bandung

Trans  Studio Bandung punya 20 wahana permainanan yang siap mengajak kita berpetualang seru. Wahananya dibagi kedalam 3 zona, yaitu Studio Central, Lost City, dan Magic Corner. Para pengunjung di sini akan merasakan banyak pengalaman seru, diantaranya menjadi seorang bintang atau pun orang dibalik layar program televisi di Trans TV dan Trans7; atau merasakan petualangan di hutan rimba Afrika dan beraksi ala pembalap professional atau pun The Pirate of Caribbean.
Wahana pertama yang paling ingin kucoba saat datang ke sini adalah Jelajah. Dan berikut selengkapnya pengalamanku menjelajah dan menikmati berbagai wahana di kawasan Trans Studio Bandung
Jelajah
Wahana ini mengajak kita berpetualang di hutan Afrika yang ganas. Sepanjang perjalanan, akan ditemui banyak hewan buas khas alam liar di Afrika. Yang paling seru adalah saat perahu yang dinaiki meluncur bebas dari ketinggian. Dan sudah pasti kita akan dibuat basah. Karena begitu kencang dan kuatnya hantaman perahu ketika sampai di dasar. Tapi jangan khawatir, di lokasi dekat pintu keluar telah ada tempat untuk mengeringkan diri. 
Giant Swing
Bagi yang punya nyali besar wajib mencoba wahana yang satu ini. Karena kita akan diajak berputar-putar di ketinggian 18 meter hingga 360 derajat di atas pendulum raksasa. 
Bersambung…karena sang petualang sedang lelah. InsyaAllah besok liburan seru di TSB dilanjutkan. 

Posting Komentar

  1. Seru ya, mudah-mudahan suatu saat bisa ke sana bareng krucil...

    BalasHapus
  2. aku tahun 2016 ke Bandung dan itu pertama kalinya aku dan suami backpakeran. ke trans studio bandung juga pengalaman seruuu banget,

    BalasHapus
  3. Seru sih, tapi aku kalo ke tempat gitu nggak begitu banyak menikmati permainannya...

    BalasHapus

 
Top