0
Source: Canva

Allahu akbar Allahubakbar, laa illaha illallahuwaallaahu akbar. Allahu akbar walillahil hamd.

Senandung takbir telah menggema menyambut datangnya hari penuh kemenangan, hari yang firti, hari raya Idul Fitri 1440 Hijriyah. Ya Allah puji syukur kupanjatkan hanya pada-Mu atas nikmat ini. Namun tak bisa kupungkiri bahwa rasa sedih harus secepat ini berpisah dari Ramadhan masih bergelayut di hati. Semoga Engkau masih memberikanku kesempatan untuk menjamu dan bertemu kembali dengan Ramadhan berikutnya. Aamiin Allahumma aamiin.

Hari raya Idul Fitri telah tiba. Semua umat Muslim bersuka cita menyambut kedatangannya. Berbagai persiapan pun telah siap memeriahkan momen hari kemenangan. Ada yang sibuk menata rumah, menyiapkan pakaian terbaik, menyiapkan aneka kuliner khas Lebaran, hingga mengemas lembaran Rupiah ke dalam amplop-amplop kecil untuk THR anak-anak. 

Tidak ada salahnya jika kita begitu berbahagia menyambut hari raya Idul Fitri. Terlebih jika kita telah berhasil menjadi insan taat yang lebih baik, yang sukses mengalahkan berbagai nafsu selama menjalani puasa satu bulan penuh lamanya. Namun tetap harus menghindari yang namanya sikap berlebihan. Ingatlah juga akan sekitar kita. Perhatikan mereka yang kurang beruntung. Berbagilah dengan saudara kita yang lainnya. Jadikan momentum menyambut Lebaran ini sebagai wadah berbagi ceria dengan sesama. Sehingga Lebaran yang kita nikmati ini akan terasa lebih indah dan banyak manfaatnya. 

Bisa membahagiakan orang lain adalah wujud bahagia yang luar biasa. Terlebih kita telah ditempa selama Ramadhan untuk bersikap lebih baik. Dan menjelang Lebaran ini hendaknya sikap peduli, kasih sayang, empati, dan kemudahan dalam berbagi bisa terus terjaga. Mari renungkan, apa makna kata kemenangan di hari raya ini. Inilah waktunya kita uji tingkat keimanan yang telah kita bentuk selama Ramadhan. Jika ia semakin baik, maka insyaAllah amal puasa kita diterima oleh Allah ta'ala. 

Untuk menyambut Lebaran 1440 Hijriyah ini persiapan yang kulakukan tidak jauh berbeda dengan sebelum-sebelumnya. Menyiapkan kue lebaran, ketupat, dan beberapa amplop salam tempel untuk anak-anak yang berkunjung ke rumah. Soal baju lebaran, aku bukan tipe yang jika lebaran harus ada baju baru. Jadi pakai yang ada dan tentunya masih layak untuk hari raya. 

Taqobalallahu minna wa minkum.
Selamat hari raya Idul Fitri 1440 Hijriyah.
Mohon maaf lahir dan batin.  




Posting Komentar

Zakat Sebagai Instrumen Potensial Membangun dan Memajukan Bangsa

Dok. Pribadi Zakat Sebagai Instrumen Potensial Membangun dan Memajukan Bangsa – Sebagai seorang Muslim, tentu kita semua sudah sangat ...

 
Top