0
Wisata sejarah Situs Duplang Jember
Source: lelungan.net

Situs Duplang, Destinasi Wisata Sejarah Peradaban Masa Silam Kabupaten Jember – Banyak yang beranggapan bahwa sejarah adalah sesuatu yang kuno; tidak terlalu penting karena sudah ketinggalan zaman. Sehingga banyak yang enggan untuk mengenal sejarah itu sendiri lebih dekat. Tak heran jika situs-situs sejarah sepi peminat. Jika pun ada, mungkin hanya orang-orang tertentu yang ingin menggali informasi lebih, atau mencintai sejarah saja yang datang, seperti para mahasiswa sebagai bagian tugas mata kuliah atau skripsi, dan para peneliti yang peduli dengan sejarah masa lalu.

Sejarah memang bagian masa lalu. Tetapi dalam setiap kehidupan sejarah itu terdapat banyak sekali pembelajaran dan bahkan inspirasi bagi kita. Itulah mengapa ada ungkapan, “Bangsa yang besar adalah bangsa yang paham sejarah bangsanya.” Lewat sejarah kita jadi tahu mengenai kehidupan orang-orang di masa lampau jauh sebelum masa sekarang. Contohnya saja sejarah tentang kehidupan manusia purba yang banyak ditemukan di Indonesia. Dan bukti itu pun diperkuat dengan banyaknya situs peninggalan kehidupan pada masa itu di berbagai tempat di Indonesia. Salah satunya di provinsi Jawa Timur, tepatnya di Kabupaten Jember yang cukup terkenal akan peninggalan purbakala.

Salah satu situs peradaban masa lampau di Jember itu adalah Situs Duplang, yang menyimpan banyak koleksi peninggalan kehidupan zaman purbakala. Destinasi wisata Jember ini berlokasi di Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, Jember, Jawa Timur. Lokasinya mudah dijangkau karena memang jaraknya cukup dekat dengan pusat kota Jember. Hanya sekitar 10-15 menit dengan menggunakan kendaraan bermotor.


Dolmen (kubur batu)
Source: www.indonesiakaya.com

Situs Duplang menyimpan banyak koleksi dan cerita tentang peradaban manusia purbakala, yang pernah hidup di tanah air. Itu juga yang menjadikan kawasan di sekitar Situs Duplang dikenal sebagai salah satu perkampungan purbakala di daerah Jawa Timur, selain Trowulan dan Kendal. Para wisatawan yang berkunjung dapat melihat benda-benda peninggalan purbakala yang masih sangat terawat baik di Situs Duplang ini. Karena destinasi wisata sejarah Jember ini dipelihara dengan baik oleh seorang bernama bapak Soedarman, yang dipercaya oleh BP3 (Balai Pelestarian Peninggalan Purbaka) untuk menjaga dan merawatnya.

Watu Kenong Situs Duplang
Source: www.indonesiakaya.com

Di dalam Situs Duplang terdapat berbagai bangunan peninggalan Zaman Megalithikum, seperti dolmen, menhir, dan watu kenong (watu kenong tunggal dan watu kenong kembar). Pastinya sobat Jejak tidak asing lagi dengan nama-nama batu purbakala ini, kan? Karena dulu di bangku sekolah kita sudah berkenalan dengan mereka di pelajaran sejarah. 

Menhir adalah sebuah bangunan batu berposisi tegak yang digunakan oleh manusia purba untuk sarana pemujaan arwah leluhur. Dolmen (Batu Kubur) Merupakan bangunan batu yang terdiri dari batu besar dengan 4 atau 6 batu pada sisinya serta ditutup oleh sebuah batu pipih di atasnya. Sedamgkan Watu Kenong adalah bangunan batu yang berfungsi sebagai tempat persembahan terhadap arwah atau roh para leluhur.

Nah, bagaimana sobat Jejak? Ingat kan pelajaran sejarah dulu yang membahas kehidupan manusia purbakala? Jadi tidak ada salahnya nih jika sekarang sobat Jejak bertemu langsung dengan batu-batu ini, dengan mengunjungi Situs Duplang saat berwisata ke Kabupaten Jember. Gali kembali memori tentang sejarah yang pernah dipelajari di sekolah, sambil menikmati keindahan alam kota Jember yang indah di Situs Duplang.


Menhir Situs Duplang
Source: www.indonesiakaya.com

Belajar sejarah akan terasa lebih seru saat kita dapat berinteraksi langsung dengan sejarah itu sendiri. Tentunya ini menjadi kesempatan baik untuk berwisata ke destinasi wisata sejarah Jember seperti Situs Duplang. Jangan biarkan sejarah tenggelam hanya karena keidentikannya dengan kata kuno, yang membuat kita malas menjelajahinya. Saatnya bangkitkan gairah untuk membuat Jember Makin Rame bukan hanya lewat wisata pantai atau buatannya. Tetapi juga lewat wisata sejarahnya.







Posting Komentar

Sukacita Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah

Source: Canva Allahu akbar Allahubakbar, laa illaha illallahuwaallaahu akbar. Allahu akbar walillahil hamd. Senandung takbir tela...

 
Top