0


Kulihat iklan sirup marjan sudah hilir mudik di televisi. Ya, tak terasa sebentar lagi seluruh umat Muslim akan melaksanakan ibadah wajib menempa diri dalam sabar, ikhlas, dan mengontrol hawa nafsunya. Menariknya, momentum ini kerap diwarnai juga dengan perubahan pola perilaku masyarakat, terutama dalam hal daya beli.


marketing-strategy-bulan-ramadan
IDN Media HQ Office
Foto: IDN Media

Ramadan memang sangat istimewa. Tak heran jika banyak orang yang menyambutnya dengan penuh suka cita, termasuk menyiapkan segala yang terbaik selama Ramadan. Salah satu yang paling menonjol adalah meningkatnya konsumsi masyarakat, yang membuat arus transaksi jual beli kian melonjak signifikan. Terlebih saat mendekati akhir bulan suci. 


Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, bulan suci kali ini kita semua akan lebih banyak menghabiskan waktu di rumah saja. Karena situasi pandemi yang belum usai. Namun sisi baiknya, kita akan lebih punya banyak waktu untuk membangun kualitas kebersamaan dengan keluarga.


Melonjaknya waktu luang masyarakat akibat kebijakan selama pandemi, ternyata membuat aktivitas dunia maya pun makin meningkat tajam. Tak terkecuali saat bulan Ramadan. Banyak yang memanfaatkannya untuk melakukan penjelajahan di dunia digital (online surfing), mulai dari membangun aktivitas di media sosial, mencari ilmu dan pengetahuan baru seputar puasa, berbisnis aneka takjil dan menu sahur, hinggga berburu persiapan untuk lebaran nanti. 


Terlebih banyak brand yang menawarkan harga promo dan diskon besar selama Ramadan. Tentunya akan menjadi godaan tersendiri bagi konsumen. Banyak yang tidak bisa menahan diri untuk shopping till drop. 


Perubahan yang nampak pada pola perilaku saat Ramadan tersebut pastinya ditemukan juga di kalangan generasi milenial dan Z. Karenanya brand pun bersaing dan berlomba-lomba untuk dapat mencuri perhatian kelompok usia yang punya daya beli paling tinggi di antara generasi lainnya ini. 


Untuk membantu para pelaku bisnis maupun brand dalam mempertahankan relevansi serta mencuri perhatian para generasi milenial dan Z, berikut ada beberapa insight yang diberikan IDN Creative, digital agency multi-platform yang fokus terhadap brand storytelling, content creation, dan online activation. Apa saja, ya?


marketing-strategy-ala-idn-media
Rabiatur Rasyid, Head of IDN Creative
Foto: IDN Media

  1. Speak Their Language


Having a lot of spare time di rumah diperkirakan akan menciptkan beberapa perubahan terkait konsumsi digital para generasi milenial dan Z di tanah air. Untuk itulah brand pun harus mampu mengolah dan menyampaikan pesan brand (brand message) dengan tepat. 


Dalam hal ini, brand harus memberikan perhatian khusus pada topik-topik yang banyak dicari dan diminati oleh para generasi milenial dan Z selama bulan Ramadan. Dengan membuat terobosan baru yang dikorelasikan dengan hal-hal yan digemari dan dibutuhkan mereka, maka secara tidak lansung akan menarik minat mereka terhadap sebuah brand


Menghubungkan tema yang tengah hype ke dalam brand message dapat menciptakan sebuah hubungan dan kedekatan tersendiri dengan audiens yang ditargetkan. 


Dari hasil penelitian yang dilakukan tim IDN Creative, ternyata konten yang sifatnya ringan cenderung 2x lebih banyak dicari para generasi milenial dan Z. Selain itu, konten bertema hiburan juga banyak diminati. Selama Ramadan pencarian konten dengan topik ini bisa meningkat sampai 6x. 


Terkait hal ini, artikel berjudul “5 Alasan Jangan Nonton Drama ‘World of Marriage’ Saat Puasa” yang disuguhkan IDN Media tentunya akan menjadi sumber bacaan yang menarik bagi mereka di sela-sela waktu menantikan saat melepas lapar dan dahaga ibadah puasa. 


  1. Tailor Made Your Stories 


Menurut IDN Creative, konten yang disajikan terlalu general tidak akan mampu memberikan output optimal. Penting untuk diingat bahwa para generasi milenial dan juga Z itu memiliki kesukaan dan perilaku yang tidak sama.


Oleh karena itu, membuat konten dengan metode pendekatan secara personal dipercaya mampu menyentuh mereka dengan lebih dalam lagi. Tak cukup sampai di situ saja, amplifikasi secara masif melalui penerbitan konten di beberapa penerbit (publisher) terbilang strategi yang cukup efektif untuk diterapkan. 


Sebagai contohnya adalah sebuah topik konten yang sama dari IDN Media tentang menu berbuka puasa. Konten ini bisa disuguhkan secara berbeda dengan memperhatikan tipe dan karakter audiens di setiap publisher. 


Konten berjudul “5 Resep Takjil yang Bikin Ingat Masa Kecil” yang diterbitkan di IDN Times, kemudian diubah penyajiannya ke dalam bentuk persfektif keluarga ketika diterbitkan di Popmama.com. Selanjutnya untuk mencapai output optimal, konten tersebut juga disuguhkan dalam bentuk konten video di Yummy. Dengan cara ini, maka pesan brand dapat menjangkau target audiens yang lebih beragam lagi. 


  1. Go Hyper-Local, Go Hyper-Relevant


Marketing strategy yang baik adalah ketika kita mampu menempatkan segala sesuatunya dengan tepat, mulai dari ide cerita dan pesan yang ingin disampaikan, media yang digunakan, hingga waktu dan target audiensnya.


marketing-strategy-dari-idn-creative
Timmy IDN Creative
Foto: IDN Media


Contoh sederhananya adalah kondisi Ramadan saat ini, dimana waktu 1x24 akan banyak dihabiskan di rumah saja. Tentunya mereka akan punya waktu lebih untuk mengolah menu berbuka puasa di rumah. Secara tidak langsung, pencarian konten terkait menu berbuka dan hidangan lainnya pun akan meningkat. 


Ini pula yang pernah dilakukan IDN Creative saat membantu campaign susu indomilk pada bulan Ramadan tahun lalu. Saat itu IDN Creative mengkorelasikan brand susu indomilk dengan Yummy, salah satu unit bisnis dari IDN Media yang punya fokus pada konten bertema kuliner. Hal ini dilakukan untuk mendorong audiens mengeksplorasi resep makanan menggunakan produk indomilk. 


IDN Creative juga terus berupaya memenuhi keingintahuan audiens dengan mendorong terciptanya ide-ide baru, segar, inovatif, dan unik, bahwa susu kental manis tidak melulu hanya bisa diolah menjadi hidangan yang bercita rasa manis saja, tetapi juga bisa untuk makanan yang gurih. 


Apa Sih IDN Creative Itu?


IDN Creative merupakan digital agency multi-platform yang memiliki fokus pada brand storytelling, content creation, dan online activation


Lalu Apa Sih IDN Media Itu?


IDN Media adalah sebuah perusahaan media platform bagi milenial dan Gen Z di Indonesia, yang memiliki lebih dari 60 juta Monthly Active Users (MAU). Visi dari IDN Media ini adalah untuk mendemokratisasi segala informasi dan juga untuk membawa dampak yang positif bagi seluruh lapisan masyarakat. 


Kontak: 

Zefanya Deby (Head of Communication)

Zefanya.deby@idntimes.com

081315658052


Saraya Adzani (Senior PR & Partnership Associate)

Saraya.adzani@idntimes.com

081218862176


  

Posting Komentar

 
Top