8
Foto: dokumentasi pribadi


Lampung memiliki banyak ciri khas yang pastinya setiap orang akan langsung mengenali bahwa itu adalah ikon dari Lampung. Sebut saja diantaranya: Taman Nasional Way Kambas dengan gajahnya yang terlatih, Tapis Lampung, Menara Siger, keripik pisang, Radin Intan sebagai pahlawan nasional, atau Teluk Kiluan yang cukup fenomenal. Namun, tahukah anda bahwa kini ada satu lagi ikon yang menjadi ciri khas kota Lampung, yakni Banana Foster.


Banana Foster adalah bisnis kuliner khas daerah milik artis Hengky Kurniawan, yang mengusung pisang sebagai bahan dasar utamanya. Cake ini menawarkan berbagai varian rasa seperti: caramelized, cheese, nutella, chocolate, premium pandan, dan premium black. Soal rasa, bisa diadu. Tak heran banyak orang yang mendatangi gerainya yang beralamat di jalan Wolter Monginsidi nomor 115, Teluk Betung Utara. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau, berkisar antara Rp 45.000-65.000. Cukup murah, apalagi bisa dinikmati setiap anggota  keluarga tanpa terbatas usia.








Cake kekinian ala Lampungini memang mampu memanjakan lidah alias lezat. Bahkan saya yang tak terlalu suka pisang, sangat menikmati saat pertama kali menyantap Banana Foster. Rasa yang ditawarkan benar-benar bikin nagih. Rasanya tidak hanya lezat, tetapi juga unik, bisa dikatakan sulit diungkapkan dengan sebait kalimat, dan teksturnya yang lembut telah menjadikan cake ini sebagai oleh-oleh kekinian khas Lampung.


Awal kemunculan Banana Foster di Lampung memang telah disambut hangat dan antusias oleh masyarakat Lampung, terutama bagi mereka para pecinta kue. Terlebih saat ini memang sedang ngetren bisnis kuliner berupa kue serupa ala artis di setiap provinsi Indonesia. Contohnya: Scrummy jogja (dude Herlino), Makuta Bandung (Laudya Chyntia Bella), Strudel Malang (Teuku Wisnu), dan artis lainnya, yang menamai kuenya berdasarkan provinsi tempat penjualan. Di samping itu, Banana Foster juga memiliki keunggulan tersendiri yang telah menjadi identitasnya, yaitu rasanya yang khas dan sajian variannya yang membuat lidah ingin terus bergoyang.






Bahan dasar pisang dipilih karena pisang merupakan salah satu ciri khas Lampung. Jadi hal ini sangat cocok menjadikan Banana Foster sebagai ikon dan oleh-oleh khas dari Lampung. Selain itu, pisang juga merupakan bahan makanan yang ramah dengan tubuh; menyehatkan. Jadi kita tak perlu khawatir akan efek samping seperti halnya makanan lain. Efek samping yang perlu dicemaskan adalah ketagihan. Sekali mencoba makan Banana Foster, maka kita ingin lagi, lagi, dan lagi.


Ayo warga Lampung, yang penasaran dengan kelezatan Banana Foster segera kunjungi gerai Banana Fosternya. jangan lupa untuk mencicipi berbagai varian rasanya, agar menemukan rasa Banana Foster terfavorit Anda. Dijamin ketagihan dan tidak akan menyesal. 


#Milad1TapisBlogger
#GrahaPenaRadarLampung

Posting Komentar

  1. Kirim ke Bogor mbak.. Hehehehe

    BalasHapus
  2. Balasan
    1. hayuuk atuh ke sini mbak Nur. nyicipin cake ala artis :)

      Hapus
  3. pengen nyobain tapi jauh euyy, lempar surabaya mbak ;d


    anggiputri.com

    BalasHapus
  4. Suka banget sama pisang yg diolah jadi kue. Di Bandung belum ada Makuta rasa oisang kayaknya hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku belum pernah nyobain makuta. waktu ke Bandung belum sempet nyicip :)

      Hapus

 
Top