8


Hmmm ... yummy. Sebuah ungkapan yang tentunya sudah tidak asing lagi. Mengapa? Karena berbicara tentang makanan itu tidak akan pernah bosan. Topik ini selalu berhasil mencuri perhatian para penikmat rasa, untuk ikut tenggelam saat membahasnya. Makanan memang selalu bisa membuat kita menelan air liur karena tergoda dan penasaran dengan kenikmatan rasanya. Lidah dan mulut seolah tak sabar untuk bisa segera mencumbuinya. Apalagi Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan sajian kuliner lezat. Salah satunya adalah menu hidangan nasi kuning (tumpeng) di Papatoms Cafe Bandarlampung.


Tumpeng adalah hidangan tradisional berupa nasi kuning kerucut, yang disajikan bersama dengan aneka lauk -pauk. Makanan ini biasanya diletakkan di atas sebuah tampah (wadah bulat dari anyaman bambu). Sajian tradisional ini umumnya dibuat saat acara selamatan atau perayaan dalam tradisi masyarakat Jawa. Namun kini tumpeng telah digunakan oleh masyarakat umum.






Tapis Blogger, komunitas pecinta blog di Lampung, yang tengah merayakan serangkaian acara milad pertamanya, menjadikan tumpeng sebagai simbol perayaan milad pertama di Taman Wisata Alam Wira Garden pada hari Sabtu, 9 September 2017. Tumpeng ini terlihat sangat menarik, mewah, serta mampu menyedapkan pandangan mata. Ditambah hidangan pendampingnya (lauk-pauk) lengkap, banyak, dan seperti ada kupu-kupu di dalam perut (lapar) saat memandangnya. Tidak salah jika Tapis Blogger meminta jasa Papatoms Cafe untuk membuatkan tumpeng milad pertamanya. Bahkan sebelum tumpeng dipotong, para blogger hari itu terlihat antusias sekali menjadikan si nasi kuning sebagai objek bidikan kamera.





Ternyata tumpeng Papatoms tidak hanya terlihat menarik. Tetapi rasanya juga dijamin tidak akan membuat anda menyesal. Apalagi harganya juga cukup bersahabat. Bahkan saya merasa langsumg jatuh cinta saat pertama kali nasi kuning ini menyentuh lidah. It tastes so delicious. Rasanya lidah ingin terus bergoyang menikmati sensasi kenikmatan yang beda dari tumpeng ala Papatoms.






Selain tumpeng, Papatoms Cafe juga menyajikan hidangan kuliner tradisional lainnya, yang mampu membangkitkan memori rasa. Sebagaimana yang kita tahu bahwa, kehidupan masyarakat saat ini perlahan-lahan telah mengikis suasana kehangatan dan kebersamaan. Misalnya suasana makan bersama di rumah dengan hidangan tradisional (rumahan). Kehadiran makanan modern telah sukses menggeser eksistensi makanan tradisional. Hal ini kadang membuat kita merindukan suasana tempo dulu tentunya. Dan Papatoms Cafe hadir dengan mengusung tema Cafe bernuansa rumahan dengan suguhan makanan tradisional yang cozy taste of course. 


Disamping asik untuk tempat makan, Papatoms Cafe juga bisa menjadi pilihan untuk tempat diskusi; kumpul keluarga, teman, atau kerabat. Apalagi suasana di Papatoms Cafe disetting layaknya suasana rumah yang nyaman. Di cafe ini kita juga bisa bersantai makan sambil eksis mengabadikan diri dalam jepretan kamera di tempat foto atau membaca buku di perpustakaannya. 


Yuk, yang ingin pesan tumpeng untuk perayaan momen spesial atau mencicipi kuliner tradisional yang yummy, bisa langsung datang ke Papatoms Cafe di jalan Kimaja nomor 11 Wayhalim Bandarlampung. Atau bisa juga kepoin Instagramnya @Papatomscafe. 


Taste your tongue with nice food and find it in PapatomsCafe. 

Posting Komentar

Sukacita Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah

Source: Canva Allahu akbar Allahubakbar, laa illaha illallahuwaallaahu akbar. Allahu akbar walillahil hamd. Senandung takbir tela...

 
Top