2


فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
Artinya: Maka nikmat Tuhanmu mana lagi yang kamu dustakan? (QS. Ar-Rahman:13)

Ya, nikmat yang Allah SWT berikan kepada hamba-Nya sangatlah besar dan banyak sekali, hingga kita takkan pernah sanggup menghitungnya. Salah satu nikmat terbesar tentu berupa taufik, hidayah, serta keistiqomahan untuk tetap bersemangat menjalankan segala ketaatan pada-Nya. Ramadhan yang kini hadir di tengah-tengah kita, yang selalu membawa banyak berkah, adalah wujud nikmat yang Allah sediakan bagi seluruh umat Muslim. Itulah mengapa kedatangan Ramadhan selalu disambut penuh suka cita. 

Rasulullah SAW bersabda, "Telah datang pada kalian bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi, Allah telah mewajibkan atas kalian untuk berpuasa didalamnya. Pada bulan itu pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup." (HR. Ahmad)

Ramadhan hanya berlangsung satu bulan. Sudah seharusnya kita memanfaatkan kebersamaan yang singkat ini dengan sebaik-baiknya. Inilah momen bagi kita untuk semakin meningkatkan program-program akhirat, berupa peningkatan dalam kualitas iman, taqwa, serta ketaatan dalam menjalankan semua yang Allah perintahkan dan Rasulullah SAW ajarkan. 

Kini Ramadhan telah memasuki 10 malam terakhirnya. Tentunya bukan hal yang asing lagi bahwa di 10 hari terakhir ini adalah malam yang sangat diharap setiap Muslim untuk bisa lebih khusyuk bermunajat kepada Allah ta'ala. Karena berkah luar biasa dan sangat istimewa dari bulan mulia ini tersimpam di 10 malam terakhir, yaitu hadirnya satu malam penuh keistimewaan, yaitu malam Lailatul Qodr. 


Malam Lailatul Qodr adalah satu malam di bulan suci Ramadhan, yang digambarkan Al-Qur'an sebagai malam yang kebaikannya lebih baik dari 1000 bulan. 

Dari Aisyah ra, "Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh pada 10 malam terakhir. Suatu hal yang beliau tidak bersungguh-sungguh seperti itu di luar (malam) tersebut.

Malam Lailatul Qodr akan turun di 10 malam terakhir bulan Ramadhan. Namun tak sembarang orang bisa mendapatkan malam istimewa ini. Karena kehadirannya adalah sebuah misteri. Dan satu-satunya cara untuk mendapatkannya adalah dengan mengobarkan semangat untuk memakmurkan ibadah baik wajib maupun sunnah. Terutama saat malam-malam ganjil. Karena Lailatul Qodr biasanya turun pada malam ganjil. 


Amalan Puasa Menjemput Malam Lailatul Qodr

Ada banyak amalan sholih yang bisa dilakukan dan lebih ditingkatkan lagi saat memasuki 10 hari terakhir di bulan suci Ramadhan, yaitu:

1. Sholat
Selain sholat wajib, tingkatkan sholat sunnah lainnya seperti tarawih, tahajjud,  dan sholat hajat. Jangan lupa niatkan ikhlas lillahi ta'ala. InsyaAllah segala keberkahan dan ampunan akan Allah berikan pada kita. Segala hajat pun akan dikabul-Nya. 

Rasulullah SAW bersabda, "Siapa saja yang melaksanakan sholat pada malam Lailatul Qodr dengan iman dan mengharap pahal dari Allah, maka dosa-dosanya akan diampuni." (HR. Bukhori)

2. Tilawah Al-Qur'an
Meninggalkan membaca Qur'an saat Ramadhan adalah hal yang merugikan. Karena Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur'an. 


"Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda  (antara yang benar dan yang bathil)." (QS. Al-Baqoroh: 185)

3. Dzikir
Dzikir adalah ibadah yang sangat mudah, dan dapat dilakukan tanpa batas waktu dan tempat. Meskipun sederhana, tetapi faedah dzikir amat luar biasa. Dengan berdzikir maka kita akan mendapat ampunan, perlindungan, dan penjagaan Allah. 

4. Do'a
Do'a mempunyai kekuatan luar biasa. Dan Allah suka mendengar dan mengabulkan do'a hamba-Nya. Nah, di 10 malam terakhir ini, perbanyaklah do'a. Terutama do'a yang diajarkan Rasulullah SAW. 

Do'a sepuluh malam terakhir Ramadhan

5. Sholawat
Bersholawat untuk Rasulullah akan mendatangkan banyak manfaat. Sholawat kita akan menjadikan hati tenang. Selain itu sholawat adalah salah satu sebab terijabahnya do'a

Rasulullah SAW bersabda, "semua doa terhalang hingga diucapkan shalawat kepada Nabi Salallahu ‘alaihi wasallam. (H.R ad Dailami, ath Thabrani dan al Baihaqi)

6. Sedekah
Dalam sebuah hadits disebutkan, "Amalan yang paling dicintai Allah adalah kebahagiaan yang engkau masukkan ke dalam hati seorang Muslim, atau engkau menyingkirkan darinya kesusahan, atau engkau mengusir rasa lapar darinya, atau engkau melunasi hutangnya." (HR. At- Thabrani)

7. Tholabul 'Ilmi
Menuntut dan memperdalam ilmu agama itu sangat wajib hukumnya. Dengan menggali ilmu dien, maka kita akan mudah paham dengan syari'at, hukum, dan semua hal terkait Islam. 

8. Umrah
Umrah adalah amalan sangat mulia. Pahalanya pun sangat besar. Rasulullah SAW bersabda, "Umrah di bulan Ramadhan sebanding dengan haji. Riwayat lainnya menyebutkan, " Sebanding dengan haji bersamaku (Rasulullah SAW)." (HR. Bukhori)

Ramadhan akan segera berpisah. Jangan sia-siakan sisa 10 malam ini tanpa meningkatkan ketaatan pada Allah. Kita tak pernah tahu akankah masih bisa bersua dengan sang bulan mulia. Atau bercerai selamanya. Semoga kita semua masih diberi kesempatan untuk bertemu kembali dengan Ramadhan. 

Posting Komentar

  1. Duh, enggak terasa ya Ramadhan sudah akan berakhir. Semoga bisa meraih berkah di sepuluh hari terakhir.

    BalasHapus
  2. Biasanya di sepuluh hari terakhir Ramadan saatnya ngeluarin zakat fitrah dan zakat maal. Ngitungnya dari awal-awal Ramadan soalnya mesti ngecek pemasukan satu-satu itu PR banget. Kadang ada aja pemasukan di luar gaji yang lupa dimasukkin.
    Semoga kita semua sama-sama bisa memaksimalkan ibadah di 10 hari terakhir Ramadhan 1440 H dan dipertemukan kembali dengan Ramadhan tahun depan, aamiin yaa Allah yaa Rabbal'alaminn...

    BalasHapus

Zakat Sebagai Instrumen Potensial Membangun dan Memajukan Bangsa

Dok. Pribadi Zakat Sebagai Instrumen Potensial Membangun dan Memajukan Bangsa – Sebagai seorang Muslim, tentu kita semua sudah sangat ...

 
Top