2

Hidup kaya dan berkecukupan dalam hal apapun merupakan sesuatu yang banyak diidamkan orang. Karena dengan menjadi orang kaya yang serba berkecukupan, akan membuat hidup lebih mudah serta menyenangkan. Semua keinginan bisa dengan mudah terpenuhi. Tak heran banyak orang yang rela bekerja keras, bahkan ada yang begitu berambisius menangkap setiap peluang demi mewujudkan cita-cita menjadi orang kaya. Waktu, tenaga, dan pikiran pun semuanya dialokasikan sebagai pengorbanan meraih kehidupan yang mapan secara finansial. 

Sayangnya terkadang hasrat tersebut kerap membuat seseorang lalai akan kewajiban utamanya sebagai makhluk Tuhan, yakni beribadah kepada-Nya. Misalnya, melalaikan waktu sholat karena masih disibukkan dengan urusan duniawi (pekerjaan). Padahal esensi dari kehidupan yang kita jalani adalah bukan mencari kaya. Tetapi mencari keberkahan hidup serta ridho Ilahi. Dan tentunya hidup akan lebih berkah jika kita memprioritaskan segala urusan dengan Allah terlebih dahulu. 

Islam adalah agama maha sempurna, yang menuntun kepada kehidupan yang baik lewat ajaran-ajarannya. Islam pun menyediakan banyak solusi atas segala kebutuhan dan permasalahan hidup, yang dapat dengan mudah ditemukan pada setiap lembaran kitab suci Al-Qur'an. Nah, salah satunya adalah perkara menjadi kaya dan berkah, yakni dengan menunaikan zakat, infak, dan sodaqoh.

Allah SWT berfirman, "Katakanlah, " Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya diantara hamba-hamba-Nya. Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya." (QS. Saba': 39)

Zakat, infak, dan sodaqoh merupakan ibadah yang dilakukan dengan memberi sebagian rezeki atau pun harta yang dimiliki kepada mereka yang membutuhkan. Namun ketiganya memiliki perbedaan secara hukum. Zakat bersifat wajib bagi setiap Muslim. Sedangkan infak dan sodaqoh adalah ibadah sunnah yang sangat baik. Tak hanya itu, zakat dan infak merupakan ibadah dalam bentuk harta. Sementara sodaqoh tidak terbatas pada harta semata. Sodaqoh bisa berupa perbuatan yang menyenangkan orang lain, misalnya tersenyum atau menyingkirkan penghalang jalan.

Mengapa Zakat, Infak, Dan Sodaqoh Mampu Mendatangkan Kekayaan?

Zakat, infak, dan sodaqoh adalah ibadah dan amalan yang sangat mulia. Di dalamnya banyak terkandung keutamaan-keutamaan yang membuat hidup manusia baik dunia dan akhiratnya. Sayangnya masih ada sebagian kita yang rasanya enggan atau berat untuk membiasakannya. Padahal kita paham bahwa Allah akan menjamin kehidupan serta membalas kebaikan berlipat terhadap setiap hamba-Nya yang melakukan ibadah ikhlas karena-Nya. Sedekah itu tidak akan menjadikan hidup kita sengsara. Justru sedekah kita akan mendatangkan banyak keuntungan tak terduga.

Dok. Pribadi
Allah SWT berfirman, "Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan 7 bulir, pada setiap bulir ada 100 biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki. Dan Allah maha luas (karunia-Nya) lagi maha mengetahui." (QS. Al-Baqoroh: 261)

Dari firman Allah tersebut, jelas bahwa apa-apa yang kita sedekahkan atau infakkan dengan ikhlas karena-Nya, maka akan mendapat banyak keberkahan dan balasan berlipat dari Allah ta'ala. Jadi mengapa harus takut menyisihkan sebagian harta untuk diberikan pada mereka yang butuh uluran tangan kita?

Sering tanpa sadar kita mengeluh tidak punya uang, hidup susah, dan tidak beruntung. Namun kita pun kerap lupa bahwa ada Allah yang maha memberi solusi dan bantuan. Mengapa kita tidak mencoba meraihnya dengan jalan membelanjakan apa yang kita miliki di jalan-Nya? Ingat, Allah akan ganti setiap harta yang dibelanjakan di jalan-Nya.

Keuntungan Zakat, Infak, Dan Sodaqoh

Ada begitu banyak keuntungan yang akan didapat jika kita membelanjakan harta di jakan Allah. Karena bertransaksi dengan Allah itu tidak akan pernah merugi sedikitpun; tidak ada istilah tipu-tipu. Kita tidak hanya mendapat kesenangan dunia, tetapi juga hidup senang dan tenang di akhirat kelak. Karena baik zakat, infak, atau pun sodaqoh, akan meredam murkanya Allah, menghapus dosa, mendapat naungan arsyi, melipatgandakan pahala, pembersih harta, obat penyakit, penolak bala, dan mendatangkan rezeki. Bahkan orang-orang yang melakukannya di jalan Allah akan dido'akan malaikat. MasyaAllah, do'anya para malaikat itu adalah salah satu do'a yang tidak tertolak.

Dok. Pribadi

Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah seorang hamba memulai hari kecuali akan turun dua malaikat, yang salah satunya mengatakan, "Ya, Allah berilah orang-orang yang berinfaq itu balasan, dan makaikat satunya mengatakan, "Ya, Allah berilah pada orang yang bakhil kebinasaan (hartanya)." (Muttafaq 'alaihi)

Jadi, ayo jemput kaya dan berkah dengan zakat, infak, dan sodaqoh. Terlebih saat ini masih momen bukan suci Ramadhan yang berlimpah berkah dan rahmat. Tapi ingat, zakat, infak, dan sodaqoh haruslah berasal dari harta halal. Karena melakukannnya dengan harta yang tidak halal tidak bisa mendapatkan ridho-Nya. 


Posting Komentar

  1. Betul Mba. Kenapa harus takut berzakat, infaq dan sodaqoh? Padahal Allah menjamin penggantian yg lebih banyak.

    BalasHapus
  2. Iya mbak. Ini juga reminder buat aku pribadi. Terkadang aku suka mikir panjang saat sedekah. Padahal aku yakin sedekah itu luar biasa manfaatnya. Semoga kita semua selalu dimudahkan Allah beramal baik. Aamiin

    BalasHapus

Zakat Sebagai Instrumen Potensial Membangun dan Memajukan Bangsa

Dok. Pribadi Zakat Sebagai Instrumen Potensial Membangun dan Memajukan Bangsa – Sebagai seorang Muslim, tentu kita semua sudah sangat ...

 
Top